mungkin akan terus bertambah..sampai dengan umur saya yang ke 24 ini..dia..dia..dan dia..adalah wanita hebat dimataku..
#1 Dia adalah wanita pekerja keras, membantu suaminya dalam mencari nafkah. Sejak usianya yang ke-20 dia sudah bisa mencari nafkah sendiri untuk dirinya dan adik2nya. Menikah di usianya yang tidak muda, 28 tahun. Bukan karena dia tidak ingin, tapi tidak ingat ^^. Subhanallah saking sibuk dan polosnya dirimu bu. iBU ibu no 1 di dunia
walaupun masa kecil sy hampir lupa oleh ‘sentuhan’ ibu tapi yang saya yakini perjuangan, pengorbananmu untuk anak-anakmu kaulakukan dengan keringat/tangisan yang tak murah, yang tak bisa kubayar dengan barang semahal apapun di dunia ini.
#2 Dia, yang selalu mengantarku kemana-mana bila ada acara di TK, SD, senyum manismu selalu membayangiku sampai saat ini. Saat senjamu kau habiskan dengan mengajar menyulam dan membuat cucu-cucumu bahagia. 1000-2000 selalu saja kau berikan padaku saat aku mengunjungimu, padahal kutahu kau saat itu tak punya uang. Ah..eyang. teringat pesan terakhirmu ketika aku akan menikah “ulah pasea nya..” (jangan bertengkar ya).
#3 Teman curhat semasa kecil, s.d sma.. ah sekarang juga masih, tapi jarang. Dia..dia..tempat curhatanku, teman bermain, berdebat, bertengkar. Walaupun banyak konsletnya, tapi deep in my hearth sy sayaang sekali dengan wanita yang satu itu.
#4 Dia sahabatku yang lempeng. Tak pernah aku sesayang ini pada wanita, mungkin melebihi rasa sayangku kepada diriku sendiri. Heuheu. Kenapa ya, mungkin karena sifatnya yang lebih baik mengalah, menghindari konflik. Saya jatuh hati pada karakternya. Sampai suatu saatkami harus berpisah kamar, kami menagis berdua usai shalat. Tanpa bicara. Mungkin rasa sayang dia padaku tidak sebesar rasa sayangku padanya. Tak apalah, tak masalah buatku. dia…dia..dia memang teman yang menyenangkan untuk siapa saja, tidak hanya untukku.
#5 dia adalah teman HIJRAH ku untuk pertama kalinya. dia yang menemaniku menghafal anNaba, dia yang menyemangatiku untuk hal apa saja, dia yang menjadi tumpahan ‘sampah’ semua curhatanku. Persamaan sifat “pundung” pada diri kamu sering membuat kami konslet. Terlalu banyak kenangan bersama dirinya, mulai masuk kuliah, hingga akhir kuliah, sampai dia yang menemaniku di saat-saat sidang
. Dia..dia…walaupun kita terpisah jarak, doa akan mengikatkan kita, kan? Aku sayang sekali dengan dia yang beralis tebal itu
#6 Dia..dia..adalah teteh yang galak! hehe..dia yang sering mengingatkan aku tentang apa sajaa, dia yang bisa menebak perasaanku dan sering benar tebakannya. Sering konslet, tapi entah mengapa semakin sering semakin sayang juga aku padanya. Teteh koleris melankolis. Teteh penyayang dan tegas. Teteh yang menangis, saat aku harus ‘diambil orang’. Teteh komentator tentang gambar2ku. Teteh yang mengerti gaya puisiku. Aku sayang teteh
#7 Dia..adikku yang adalah juga temanku, sifatnya hampir sama dengan sahabat yang paling kusayangi, tingkahmu membuatku tidak bisa marah, takut kau marah. Rindu TT
#8 dia sahabatku yang super heboh..dia yang kekanak-kanakan menurutku, ternyata bisa menjadi sangat super dewasa. Sangat teteh banget di depan adik mentornya, tapi di depanku dia menjadi dirinya sendiri yang ga bisa dieeeem, heboh, dsjb. Dia adalah wanita hebat! bertahan di kota bandung semasa kuliah! jauh dari orang tua! sekarang merantau pula ke ibu kota. Cita-citanya menjadi super WOMAN dijalaninya dengan serius, segala ilmu amal yang datang dijalaninya dengan SEMANGAT! ya SEMANGAT itulah dirimu sahabatku.
#9 dia..dia..tetehku yang tidak senang dengan dorama jepang/korea dan film2 yang baginya hanya menghabiskan waktu saja. Dia membandingkan dengan membaca buku yang isinya lebih ‘bermakna’ dibanding dengan film. Dia yang terbuka menerima curhatanku, keluh kesah, bersedia meluangkan waktunya untuk memberi penjelasan tentang taklimat taklimat entah apa itu. Dia wanita hebat, seorang pengajar. Ibu dosen yang sederhana dimataku.
#10 Yang ini sahabatku yang saya sama sekali tak pernah melihatnya marah ^^ kalau pun lagi sedih, pasti sedihnya sambil tersenyum. 11-12 dalam hal curhat masalah keorganisasian..hehe…11-12 juga dalam hal partner membuat jelly drink. Sekarang dia sedang berjuang melalui GANASnya ibukota.
#11 nah yang ini adalah teteh saya yang bijaksana bijaksini..temen curhatan saya dan tak jarang si teteh pun curhat sama saya. Salah satu teteh yang menasihati saya dalam hal interaksi ^^ wkwkwk… yang pasti mah si teteh ini partner saya dalam hal perumahtanggaan, parenting dan semasa kuliah dulu dalam hal dakwah di prodi ^^.
#12 Nah kalau yang ini teteh yang super sabaaar. kalau ngeliat wajahnya meuni teduuh pisan. lembuut but but. Teringat nadanya kalau sedang memanggil “miiut”. Merantau jauh diluar pulau sana ^^.Semoga teteh disana baik-baik saja dan tetap menebar kebaikan ya teteh
#13
bersambuung
.