Hai Pria Ganteng

Dear pria ganteng yang berhasil mencuri hatiku…

Aku mau kau menjawab pernyataan cintaku padamu.

Ya! Pernyataan cinta saat kita berdua menatap langit jingga di pinggir pantai Anyer.

Ah… tapi kurasa tak mungkin kaulakukan, karena mungkin itu terlalu sulit bagimu. Sulit untuk memenuhi syarat dariku kalau kau menjawab “ya, aku benar benar mencintaimu” :p

Tapi aku masih menunggu hai pemikat Asaku! Menunggu, menanti, sebuah jawaban cinta darimu.

Ups. Sepertinya aku melupakan sesuatu…

Bahwa kau bukan roman picisan yang pandai menyusun kata gombal seperti diriku.

Bahwa kau lebih suka menunjukan cintamu padaku dalam bentuk kesabaranmu.

Bahwa kau lebih suka menunjukan besaaarnya cintamu padaku dalam bentuk tanggung jawabmu dan kerja kerasmu mencari sebutir batu akik untukku.

Bahwa kau lebih suka menunjukkan dalamnya cintamu padaku dalam bentuk kasih sayangmu padaku dan anak anakku.

Bahwa kau lebih suka menunjukkan luasnya cintamu padaku dalam bentuk perhatianmu terhadap orang tuaku.

Ah. Iya, aku lupa, bahwa kau tak pandai berkata kata. Tapi sikapmu melebihi penggombal terhebat pencuri hati Ratu tercantik sejagad. Sikap tanpa kata kata indah, sikap tanpa kata kata bualan.

Ah… pria gantengku… Tapi tak apa ko bila kau mengirimkan sebait puisi gombal untukku. Aku senang ko digombali, apalagi datangnya darimu, darimu yang tak pandai berpuisi puitis :p

empat kali empat enam belas…
sempat tidak sempat harus dibalas :p

Barakallah Fii Jatah usia yang tersisa Ayahku sayaang…

I Love U coz Allah…

kepala tiga ey sekarang maah! traktiiiir 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s