Lingkaran Ilmu dan Amal

Akhirnya… setelah cuti hampir 4 bulan melingkar, mengilmu, dan bertemu orang di luar keluarga, tetangga, dan pak Satpam. Kini saya memiliki keluarga baru, benar-benar baru. Kalau kelompok yang lama berprofesi sebagai IRT dan rata-rata berusia di atas 40 tahun, kali ini saya disekelompokkan dengan ibu-ibu pekerja dengan usia rata-rata 35 tahun-an. Kenapa kok pindah? Alhamdulillah … More Lingkaran Ilmu dan Amal

Rancaekek, Sebuah Cinta dan Kehidupan

Rancaekek, sebuah kampung halaman yang dari sana aku belajar menjadi orang kampung. Hahaha. Menyusuri sawah mencari genjer, bersepeda memasuki perkampungan, ngala kutu berjamaah, dan tentu saja bermain. Itu dulu, waktu jaman SD. Setelah jaman SMP sampai Ibu-ibu, memoarnya semakiiin banyak, diantaranya ada hal-hal yang membuat saya sulit move on dari sana. Apakah itu… check it … More Rancaekek, Sebuah Cinta dan Kehidupan

Drama Umminyai : Sinetron Kiaracondong Dua Babak

“Jadi saya harus berdiri di luar dengan membawa anak dan banyak barang bawaan TANPA TEMPAT DUDUK?” “Iya” “Oh… Oke TERIMAKASIH YA PAK” “Iya” Sepenggal adegan drama itu bukan ada dalam serial Uttaran, bukan. Itu adalah sebuah drama di sebuah stasiun tengah kota, Kiaracondong. Pemerannya adalah ibu-ibu cantik yang bernama Umminyai dan seorang petugas penjaga peron … More Drama Umminyai : Sinetron Kiaracondong Dua Babak

Menu Telor Simpel Andalan Kami

Telur Horison Entah, kenapa Ibu nyebutnya telur Horison. Mungkin karena beliau pertama kali nemu di hotel Horison. Entahlah 😀 Bahan-bahan Telur Bawang daun Tauge yang sudah direbus Timun segar, fresh from kulkas Bumbu Pecel Cara membuat Kocok telur beserta bawang daun, garam, merica. Masak dalam teflon. Sajikan dalam piring datar. Taburi tauge yang telah direbus, … More Menu Telor Simpel Andalan Kami

Surat Wasiat Ke-3

Sudah menjadi kebiasaan saya,tiap menjelang lahiran adalah menulis surat wasiat :). Sebenarnya mah meninggal bisa kapan aja yak, tapi biasanya saya menggunakan momentum ini untuk memperbaharui surat wasiat yang dulu dulu pernah saya buat (pan kehidupan selalu berubah ya :D) Dan ini adalah surat ke-3 yang saya buat. Selain isinya tentang hutang-hutang (hayooo… hutang apa … More Surat Wasiat Ke-3

Buat Apa Susah?

Akan sangaaaat mudah saat saya menginstall games lalu membiarkan bocah anteng dengan gadgetnya…mudah. Akan sangaat mudaaaah saat saya tak membatasi TV lantas bocah berlama lama di depan TV…mudah. Buat apa susah susah mencari ide ’main apa ya?’… Buat apa susah susah mendampingi anak membaca? Buat apa susah susah menunggui mereka bermain dari A s.d Z? … More Buat Apa Susah?

Sepi Tanpamu, Pak…

Kadang… Saya berpikir bahwa setelah Bapak meninggal, saya akan hidup kesepian… Ya, saya memang kesepian untuk part part tertentu. Ada yang hilang di kehidupan saat ini, yang saat saya tafakuri lagi, betapa saya sangaaat banyak merindukan banyak hal dari Bapak. Caranya menyayangi anak anaknya yang antimainstream. Pertentangan, perbedaan pendapat yang terkadang melahirkan ketidakenakan hati pun … More Sepi Tanpamu, Pak…

Takdir Kolesterol

Saat kemarin ’divonis’ sebagai wanita cantik berkolesterol tinggi oleh petugas medcek di Salman, tetiba perasaan tak menentu. Di malam pertama terus terbangun, karena takut detak jantung berhenti tiba tiba karena tersumbat si kolesterol. Iya! saya takut mati. Takut mati karena belum mengikhtiarkan apapun terhadap tubuh saya. Tak terbayangkan saat seseorang divonis dengan berbagai penyakit mengerikan … More Takdir Kolesterol

Halaqah Bersama Ibu Ibu â€™senior’

Entah karena kader mahmud alias mamah mudanya gaada atau karena memang sayanya bermuka tua, Alhamdulillah, di lingkungan yang baru ini saya disekelompokkan dengan ibu ibu ’sepuh’. Yaa… ga sepuh juga siy, rata rata anak pertamanya usia SMAlah, berarti sekitar usia 40 tahunan lha ya. Sudah pada mapan dari segi materi dan pengalaman. Hmmm… Ada enaknya… … More Halaqah Bersama Ibu Ibu â€™senior’